GELOMBANG HASRAT CINTAKU
Kutoreh anganku di riak gelombong hasrat
kutulis asaku tentang sebuah impian
rasa dalam sarwa yang terhampar
pandang menerawang jauh di batas sandikala...
membuncah segala harap tentang dirimu
tentang sebuah rangkulan rindu yang tak lepas.
sosokmu berfose di batas yang tak bertepi
berpadu serasi dengan panorama sahasa
menawan setiap hati yang yang melihat
keindahannya semu dalam siluet nyata
merindukanmu adalah yang terindah kurasakan
tercegal nikmat dengan balut rasuknya
hayalan para sutera tentang keajaiban cinta
mimpi yang masgul yang menjadi kenyataan
kangen padamu adalah nikmat yang mendera
dari angan sang penyinta yang selalu mendamba
tentang rangkulan cinta yang terengkuh
mendekap dinding rasa dengan pelukannya
berkubang angan yang menjalar tak henti
benakpun menatah asa dengan torehan rindu
keinginan yang menyeruak tak terbendung
ibarat melukis badai di samudera angan
harapan menimbulkan kecemasasan
resah menggulai dan gelisah membelai hati
takut dan takut ,jika harapannya tak tergapai
terlukis harap dan kecemasan di benak
karena aku tak ingin jauh darimu
ku buang segala sak wasangka yang merenda.
aku hanya mencintaimu
di riak gelombang jiwa yang menekur pikiran
semua menjadi terasa hambar tanpa dirimu
dada terasa sesak oleh gemuruh kangen
nafas terasa tersendat menyukal tak menentu
karena gunjah rindu ini tak pernah reda padamu
angan menjaring rasa yang berbalut kangen
dapatkah semua ini menjadi realita
hati berdialog dengan persaannya
kemauan dan pikiran berseteru
namun semuanya kubiarkan berlalu
karena rasa cinta telah melumurku
cinta ini tak beranjak sedikitpun jua
cinta telah terpatri kuat dengan tatahannya
Aku hanya mencintaimu kasihku
Gurat cinta ini sangat dalam padamu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar