Sabtu, 26 September 2015
JALAR RINDU DI BONGKAHAN ANGAN
JALAR RINDU DI BONGKAHAN ANGAN
Sulur rindu menjalar panas di bongkahan angan
merasuk kuat dengan tusukan tusukan indahnya
membelit tak lepas dari genggaman cinta yang menguah
detaknyapun semakin menyesakan dada
tak ada ruang lagi di hatiku untuk melupakanmu
tak ada gurat di relungku selain rasa kangenku padamu
sebilah hati yang selalu merindukanmu
seonggok daging yang tak pernah melupakanmu
guman pikiranku selalu ingat kepadamu
memeram rasa kangen,membuat bathin tersiksa
perih mengerat dalam dada,resah merajang tak karuan
gelisah menjamah tak lelah.gundapun mengulam cemas
hatiku akan tenteram,bila kau kembali kepadaku
bunga ini akan bersemi dan mekar di jambangannya
julur ujung akarnyapun telah membelit hingga jantungku.
segal di dada mendesak,karena kangen membuncah
tercekal rasa karena asmara yang membara..
tercegal iwa dalam derita yang paling indah
derita rindu yang paling ku sukai
enggan rasanya untuk melepaskannya
gulai rindu dengan kuah cinta yang panas
pedihnya terus menindih rasa,mendera relung kangen
sungguh aku lunglai tak berdaya oleh rundung derita cinta
kangen ini telah meregat tak dinyana di belahan jiwa
akupun tak sanggup mengelak dari laksaan beban rindu
belati asmara telah tertancap,terkulai diri di kubang jelata
cinta ini telah merontokkan semua segala keegoan
rindu dendam kubawa bersama langkahku
sakit yang tiada obatnya,kecuali kau kembali kepadaku.
memintal kasih bersama.dengan langkah pasti
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar